Bandung, Bandung, Bandung


Bandung? Siapa yang ga tau kota yang satu ini ? Tiap liburan kota ini selalu menjadi tujuan wisata semua warga Indonesia, mulai yang dari Jakarta, Bogor, Jawa Barat dan sekitarnya sampai yang dari Kalimantan Sumatera. Pesona kota ini memang ga pernah berubah sejak dahulu walaupun saat ini Bandung sudah panas, tetapi nggak mengubah niat orang orang untuk berwisata ke kota satu ini. FO, Kuliner, Tangkuban Parahu, adalah segelintir dari banyaknya incaran orang di Bandung. Mungkin saat ini mau ke Bandung untuk liburan nanti ?

Sebelum kita melangkah jauh mau ngapain di Bandung untuk menghabiskan waktu liburan dan sebagainya, ada baiknya kita mengenal kota Bandung dulu.

Kota Bandung adalah ibu kota provinsi Jawa Barat. Kota ini merupakan kota terbesar keempat di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, dan Medan menurut Badan Pusat Statistik. Kota ini juga merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta . Bandung juga melahirkan banyak musisi-musisi terkenal, sehingga Bandung mendapat julukan Kota Musisi. Pada zaman dahulu ia dikenal sebagai Parijs van Java (bahasa Belanda) atau “Paris dari Jawa” dan pernah diniatkan menjadi ibukota Hindia-Belanda. Bandung terletak di dataran tinggi, sehingga berhawa lebih sejuk bila dibandingkan dengan kota-kota besar lain di Indonesia.
Bandung menyimpan sejarah penting bagi Indonesia. Di kota ini berdiri perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia (Technische Hoogeschool, sekarang ITB), menjadi ajang pertempuran di masa Revolusi Kemerdekaan, serta menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955, suatu pertemuan yang menyuarakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika. Bandung saat ini menjadi salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan.

Kota Bandung adalah ibu kota provinsi Jawa Barat. Kota ini merupakan kota terbesar keempat di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, dan Medan menurut Badan Pusat Statistik. Kota ini juga merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta . Bandung juga melahirkan banyak musisi-musisi terkenal, sehingga Bandung mendapat julukan Kota Musisi. Pada zaman dahulu ia dikenal sebagai Parijs van Java (bahasa Belanda) atau “Paris dari Jawa” dan pernah diniatkan menjadi ibukota Hindia-Belanda. Bandung terletak di dataran tinggi, sehingga berhawa lebih sejuk bila dibandingkan dengan kota-kota besar lain di Indonesia.Bandung menyimpan sejarah penting bagi Indonesia. Di kota ini berdiri perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia (Technische Hoogeschool, sekarang ITB), menjadi ajang pertempuran di masa Revolusi Kemerdekaan, serta menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955, suatu pertemuan yang menyuarakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika. Bandung saat ini menjadi salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan.

Kata “Bandung” berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang lalu membentuk telaga. Legenda yang diceritakan oleh orang-orang tua di Bandung mengatakan bahwa nama “Bandung” diambil dari sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II, untuk melayari Ci Tarum dalam mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot.

Sedikit perkenalan, sudah cukup. Sekarang kita liat peta kota Bandung .

Naah … Bagaimana Akses ke kota Bandung ? Berhubung Kota Bandung itu kota Besar, ya tidak sulit untuk mencapainya. Dari Jakarta, cukup melalui tol Jakarta Cikampek lalu berbelok ke arah bandung di Km. 63, kalo ga salah, dan dari situ sudah masuk tol Cipularang. Sekitar 1.5 jam kemudian, akan lewat gerbang tol Padalarang Cileunyi yang nantinya Bandung bisa diakses lewat gerbang tol Pasteur, gerbang tol Moh. Toha, gerbang tol Kopo, gerbang tol Pasir Koja, dan gerbang tol Buah Batu. Yang paling sering diakses adalah gerbang tol Pasteur, mengingat dari Pasteur ini, bisa lewat jalan layang Pasupati yang mengarah langsung ke Gedung Sate dan Dago, tempat paling banyak dikunjungi.  Gerbang tol Moh. Toha akan mendekati Alun – Alun, yang memungkinkan akses ke Jl. Braga, gerbang tol Kopo dari arah bandung paling selatan, dan Buah Batu, daerah selatan yang memudahkan akses ke Jl. Soekarno Hatta dan Bandung Supermall. Semua tol mengarah ke kota Bandung.

Akses udara ada, dengan pesawat yang mendarat di Bandara Husein Sastranegara, naik angkutan kota sedikit akan mencapai kota Bandung. Dengan Kereta pun memungkinkan, apalagi banyaknya angkutan kota dan taksi di depan Stasiun Bandung yang siap mengantar Anda kemana saja.

Jalur Darat seperti Bus, semua mengarah ke Terminal Cicaheum, yang paling sering, dan Terminal Leuwi Panjang. Dari sana fasilitas angkutan kota cukup banyak. Tetapi sangat disarankan anda berhati hati dalam memilih angkutan kota, karena angkutan kota di Bandung agak mengesalkan.. Di post berikutnya akan saya ulas tentang angkutan kota bandung, penginapan, dan lain lain.

Selamat jalan – jalan !😀

  1. peta coming soon ..🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: